JUKLAK JUKNIS APR JOTA-JOTI 2009


JUKLAK – JUKNIS JAMBOREE ON THE AIR ( JOTA ) NASIONAL KE –65 Dan JAMBOREE ON THE INTERNET ( JOTI ) KE –23 SERTA BERPARTISIPASI DALAM 5th ASIA PACIFIC ON THE AIR ( APA ) dan ASIA PACIFIC ON THE INTERNET ( API ) JAMBOREE TAHUN 2009 1 th

1. PENDAHULUAN
1.1. Dasar Pemikiran Gerakan Pramuka adalah Gerakan pendidikan luar sekolah untuk menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi yang lebih baik, khususnya dalam menumbuhkan semangat kebangsaan, cinta tanah air, kesetiakawanan sosial yang sanggup bertanggung jawab serta mampu mengisi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Proses globalisasi yang menuntut keterbukaan dan persaingan bebas dalam bidang ilmu pengetahuaan dan teknologi juga berpengaruh besar pada jajaran Gerakan Pramuka, sehingga tuntutan keterbukaan informasi dan jaringan komunikasi sangat diperlukan. Salah satu media dan wahana yang dapat mendukung harapan tersebut adalah dengan melalui kegiatan Jamboree On The Air (JOTA) Nasional ke 65 dan Jamboree On The Internet (JOTI) Nasional Ke 23 serta turut berpartisipasi dalam kegiatan 5th Asia Pacific Air-Internet Jamboree(APAJ-APIJ). Kegiatan world JOTA merupakan kegiatan rutin tahunan yang diprakarsai oleh World Scout Bureau of the World Organization of the Scout Movement sejak tahun 1958 dan Kegiatan APAJ–APIJ diprakarsai oleh World Scout Bureau Asia Pacific Region sejak tahun 2004 dan selalu diikuti oleh Gerakan Pramuka.

1.2. Dasar Penyelenggaraan
1. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka,
2. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka,
3. Piagam Kerjasama Kwartir Nasional dengan Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia dalam bidang Komunikasi Radio dan Elektronika,
4. Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 080 Tahun 1988,
5. Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 131 Tahun 2003,
6. Circular World Scout Bureau Asia Pacific Regional Office Circular No.21 Series of 2009 tanggal 14 Mey 2009, tentang 5th APAJ-APIJ

1.3. Maksud

Maksud diselenggarakannya kegiatan JOTA dan JOTI adalah memberikan kesempatan, bekal pengetahuan, dan keterampilan bagi kaum muda dalam menggunakan perangkat elektronika khusus berkomunikasi melalui gelombang elektromagnetik/udara dengan menggunakan Perangkat Radio Amatir dan Internet .

1.4. Tujuan
Tujuan kegiatan ini adalah membina rasa persaudaraan dan persatuan serta kebersamaan di antara sesama anggota Gerakan Pramuka seluruh Indonesia dan anggota Gerakan Kepanduan di seluruh dunia serta menjalin silaturahmi dengan anggota Organisasi Amatir Radio dan masyarakat telematika yang berada di seluruh dunia.

1.5. Sasaran
Terbentuknya anggota Pramuka yang memiliki pengetahuan di bidang elektronika dan komputer serta ketrampilan di bidang Komunikasi Radio dan Internet .

2. RENCANA PELAKSANAAN
2.1. Nama Kegiatan
Jamboree On The Air Nasional Ke-65 Jamboree On The Internet Nasional Ke-23 5th Asia Pacific Air – Internet Jamboree.
2.2. Waktu dan Tempat
2.2.1. Waktu JOTA & JOTI Nasional ke –65 , 23 serta 5th APAJ-API Jamboree pada tanggal 31Juli – 2 Agustus 2009
2.2.2. Tempat
1) Stasiun Induk Pengawas dan Pengendali JOTA (YBøS) berkedudukan di Auditorium Kolam Renang Tirta Teja, Taman Rekreasi Wiladatika, Jl. Jambore, Cibubur, Jakarta Timur dan Stasiun Induk JOTI di Lemdikanas Gerakan Pramuka.
2) Stasiun penyerta yang meliputi stasiun di Kwartir Daerah/Kwartir Cabang/Kwartir Ranting/ Gugusdepan/ Satuan Karya berkedudukan di tempat/ lokasi masing-masing serta Stasiun Amatir Radio lainnya yang digunakan untuk kegiatan JOTA atau di rumah – rumah yang memiliki Jaringan Internet termasuk di Warnet .
3) Stasiun penyerta dari negara-negara lainnya di seluruh dunia.
2.3. Tema
Building a technology literacy through scouting (Membangun Pemahaman Teknologi Melalui Pramuka)

2.4. Bentuk dan Materi Kegiatan
Kegiatan JOTA Nasional ke-65 & JOTI Nasional ke-23 dan 5th APAJ-APIJ dapat dilaksanakan dan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Khusus untuk kegiatan JOTA Komunikasi yang dilakukan dengan dukungan Anggota ORARI dan menggunakan perangkat Radio Amatir di Seluruh Band Amatir Radio dengan berpedoman kepada RADIOGRAM yang dikeluarkan oleh ORARI Pusat dan akan diumumkan dalam Nusantara Net 40 meter Band sebelum Kegioatan JOTA berlangsung. Mode yang digunakan dapat disesuaikan dengan kemampuan Stasiun Amatir Radio yang digunakan, sedangkan untuk kegiatan JOTI dilakukan dengan menggunakan Internet baik yang tersedia di Kwarda, Kwarcab, di Rumah atau di Warnet, selain itu kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan lainnya, seperti Pameran, Lomba membuat Logo JOTA-JOTI – APAJ-APIJ (untuk diikut sertakan dalam Lomba tingkat Internasional), membuat QSL card, Merakit Pemancar Radio dan Alat Elektronika lainnya, serta mempelajari penggunaan Computer dan Internet.

2.5. Peserta
Peserta kegiatan ini adalah anggota Gerakan Pramuka di seluruh dunia yang tergabung dalam stasiun penyerta sesuai dengan Satuan dan tingkat kewilayahan masing-masing.

2.6. Syarat Menjadi Peserta
Semua anggota Gerakan Pramuka dapat mengikuti kegiatan ini dengan memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1. Terdaftar sebagai anggota Gerakan Pramuka
2. Aktif dalam kegiatan JOTA dan JOTI
3. Bekerjasama dengan ORARI Daerah/Lokal setempat dan atau dengan Anggota ORARI Radio yang Ijin Amatir Radio nya masih berlaku.

2.7. Pembiayaan
Pembiayaan kegiatan di tingkat pusat ditanggung oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sedangkan untuk tingkat Daerah/Cabang/Ranting /Gugusdepan dan Satuan Karya dibiayai oleh masing-masing penyerta.

2.8. Kegiatan
2.8.1. Kegiatan JOTA
2.8.1.1. Sebelum pelaksanaan JOTA
1. Menghubungi ORARI Daerah/Lokal/ Anggota ORARI setempat untuk meminta dukungan dalam hal Penggunaan Stasiun Amatir Radio, pemasangan Alat alat Komunikasi serta meminta kesediaannya untuk menjadi Penaggung Jawab Stasiun JOTA dan melaksanakan pelatihan/bimbingan mengenai :
a) Pengenalan Peralatan Stasiun Radio Amatir beserta Fungsinya.
b) Operating Procedure.
c) Latihan berbicara di depan Radio sesuai procedure yang berlaku.
d) Cara pengisian Log sheet dan QSL card.
2. Bagi Kwarda/Kwarcab/Saka yang belum memiliki dan ingin memiliki call sign khusus agar meminta bantuan ORARI Daerah untuk mengajukan permohonan kepada Kanwil Dephub sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Bagi Kwarran/Gudep yang ingin berpartisipasi namun tidak menginginkan call sign khusus dapat menggunakan call sign dari penanggung jawab Stasiun (Anggota ORARI) dengan menambah /JOTA pada call sign nya.

2.8.1.2. Pada saat JOTA
1. JOTA Tingkat Nasional ke 65 dilaksanakan mulai tanggal 31 Juli 2009 pukul 10.00 WIB diawali dengan Roll Call bagi para penanggungjawab stasiun, dengan menyebutkan :
a. Jumlah Stasiun Penyerta yang sudah siap
b. QSL info dan lain-lain yang perlu diinformasikan
dan berakhir pada tanggal 2 Agustus 2009 pukul 10.00 WIB.
2. 5th Asia Pacific Jamboree on The Air dilaksanakan secara simultan dengan kegiatan JOTA Nasional ke 65 dan waktu berakhirnya dapat di sesuaikan dengan stasiun peserta APAJ yang ada di Luar Negeri dengan mempertimbangkan waktu setempat.
3. Stasiun Induk Kwartir Nasional YBøS akan melaksanakan QSO perdana untuk kegiatan JOTA Nasional ke – 65 dengan Kwartir Daerah Sulawesi Tengah dan QSO Penutupan dengan Kwartir Daerah Jawa Tengah, pada frequency 7.080 MHz ( 40 meter Band)
4. QSO Perdana JOTA Nasional ke-65 akan dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2009 mulai pukul 10.00 WIB sedangkan QSO Penutupan akan dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2009, mulai pukul 10.00 WIB.

5. Setelah QSO Penutupan, para anggota ORARI yang menjadi Penanggungjawab Jawab Stasiun atau yang mewakili, menyampaikan laporan kegiatan stasiunnya pada pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai. Laporan yang disampaikan meliputi :
a. Jumlah stasiun penyerta
b. Jumlah anggota ORARI yang mendukung kegiatan
c. Jumlah anggota Gerakan Pramuka yang berpartisipasi
d. Jumlah stasiun JOTA Nasional yang berhasil di hubungi
e. Jumlah tamu (Visitor) yang berpartisipasi
Serta dapat melanjutkan kegiatan APAJ atau JOTA Internasional dengan mempertimbangkan waktu setempat dari stasiun Luar Negeri yang mengikuti APAJ atau JOTA Internasional.

2.8.1.3. Setelah berakhirnya kegiatan JOTA.
1. Selambat lambatnya 1 Bulan setelah berakhirnya Kegiatan setiap JOTA Penanggung Jawab dari Gerakan Pramuka diharuskan mengirimkan Laporan kegiatan tertulis kepada Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang meliputi:
a) Nama Kesatuan, Gugusdepan, Kwaran, Kwarcab, Kwarda
b) Alamat Lengkap/tempat kegiatan dilaksanakan.
c) Alamat e-mail .
d) Callsign yang digunakan untuk kegiatan JOTA termasuk nama serta callsign dari Penanggung Jawab Station.
e) Daftar serta jumlah Stasiun JOTA yang termonitor dan yang berhasil dihubungi (Nasional dan Internasional).
f) Jumlah Anggota ORARI yang ikut berpartisipasi beserta Callsign nya.
g) Jumlah Anggota Pramuka Putra dan Putri yang berpartisipasi
h) Jumlah Tamu (Visitor) yang berpartisipasi.
i) Copy Log Sheet selama kegiatan JOTA berlangsung sesuai dengan Standar Amatir Radio dan telah diverifikasi oleh Penganggung Jawab Station.
j) Kesan–kesan, Kliping Surat Kabar setempat (jika ada) serta hal-hal lainnya yang perlu disampaikan.
2. Melakukan evaluasi bersama ORARI untuk menyempurnakan kegiatan JOTA yang akan datang.
3. Mengirim QSL card kepada seluruh Stasiun Amatir Radio/Peserta APAJ & JOTA tingkat Nasional dan Internasional yang berhasil dihubungi atas biaya Penanggung Jawab dari Gerakan Pramuka.
4. YBøS akan membalas/mengirim QSL Card kepada seluruh stasiun JOTA/Amatir Radio yang telah mengirim QSL card/SWL card serta berhasil mengadakan hubungan dengan Stasiun Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (YBøS) selama kegiatan JOTA berlangsung.
5. Khusus bagi Operator Radio Amatir yang Stasiunnya digunakan untuk kegiatan JOTA setelah berkoordinasi dengan penanggung jawab dari Gerakan Pramuka melaporkan seluruh kegiatan dan hasil evaluasinya kepada ORARI Local/Daerah tentang pelaksanaan JOTA tersebut dengan melampirkan Copy dari Logsheet .

2.8.2. Kegiatan JOTI
2.8.2.1. Sebelum Pelaksanaan JOTI
1) Menyiapkan Perangkat Komputer yang akan dipakai termasuk menginstal program yang diperlukan.
2) Menentukan jaringan yang digunakan
3) Melakukan pelatihan

2.8.2.2. Selama Pelaksanaan JOTI
1) Chat-room di Scoutlink, Chatting Thematic : akan ditentukan kemudian.
2) Chatting Perdana JOTI Nasional ke-23 akan dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2009 mulai pukul 10.00 WIB sedangkan Chatting Penutupan dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2009, mulai pukul 10.00 WIB.
3) Untuk JOTI Nasional ke 23, Kwartir Nasional menunjuk Kwartir Daerah Jawa Barat untuk Chatting Perdana serta menunjuk Kwartir Daerah Kalimantan Tengah untuk Chatting Penutupan.
2.8.2.3. Setelah Pelaksanaan JOTI
1) Melaksanakan evaluasi untuk penyempurnaan kegiatan JOTI yang akan datang.
2) Membuat Laporan Pelaksanaan Kegiatan yang berisi :
a. Nama Kesatuan, Gugusdepan, Kwaran, Kwarcab, Kwarda
b. Alamat Lengkap / tempat kegiatan dilaksanakan.
c. Alamat e-mail .
d. Nick Name, Nama yang digunakan untuk kegiatan JOTI .
e. Daftar Nama, Alamat e-mail serta jumlah peserta JOTI yang berhasil dihubungi ( Nasional dan Asia Pasific).
f. Jumlah Anggota Pramuka Putra dan Putri yang berpartisipasi
g. Jumlah Tamu (Visitor) yang berpartisipasi.
h. Kesimpulan hasil Chatting Thematic
i. Kesan kesan serta Photo kegiatan dan hal hal lainnya yang perlu disampaikan.
3) Mengirim Laporan tersebut kepada Kwartir Nasional melalui
e-mail Kwarnas@pramuka.or.id

III. PENUTUP Demikian petunjuk pelaksanaan kegiatan Jamboree On The Air (JOTA) Nasional ke-65 dan Jamboree On The Internet (JOTI) Nasional ke-23 serta berpartisipasi dalam 5th APAJ-API Jamboree dibuat. Hal-hal yang belum diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan ini akan ditentukan kemudian. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Amin. Selamat mengikuti Jamboree on the Air serta Jamboree on the Internet.

DEWAN KERJA NASIONAL
SALAMBHINNEKA TUNGGAL IKA

3 Responses

  1. ijin bwt copas di fb kak, agar yg lainnya tau..

    smoga bisa ketemu di udara dan dunia maya…

    tetaplah memandu kawan..^_^

  2. Selamat berJOTA dan berJOTI untuk rekan-rekan dan adik-adik Pramuka. Amatir Radio (ORARI) dan RAPI adalah sarana yang dapat digunakan untuk komunikasi cadangan pada saat sistem komunikasi utama (telefon, mobilephone, internet) terputus. Tentunya stasiun ORARI atau RAPI yang dapat beroperasi pada saat darurat adalah stasiun yang didirikan dengan konstruksi yang tahan bencana, dan memiliki penyediaan listrik yang independen, tidak tergantung kepada PLN. Karena itu kegiatan JOTA amat berguna bagi rekan-rekan Pramuka untuk melatih kemampuan berkomunikasi menggunakan peralatan amatir radio. Di samping itu JOTA Nasional dan Internasional akan mengembangkan komunikasi dan persahabatan antar suku, bangsa, dan agama, sehingga melahirkan perdamaian dunia.

  3. ape kabar wak………
    sorry nich dkc kapuas hulu baru nonggol….
    teman teman banyak sibok dikancah dunia …..
    maklom nyari idop…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: