Perdamaian dan kesejahteraan Dunia lebih penting dari sebuah Perang


Melalui perang dan konflik bersenjata, sumber daya digunakan untuk membunuh dan merusak apa yang telah diciptakan oleh alam atau dibuat oleh manusia. Perang telah menelan sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk memecahkan berbagai masalah linkungan kita.

Analogi nya begini, coba bayangkan sebuah titik kecil yang diibaratkan sebagai energi ledakan yang digunakan dalam perang dunia II.Dari energi tersebut 1 % nya berasal dari dari bom nuklir. Trus bayangkan lagi ada enam ribu titik titik-titik lainnya mengelilingi titik pertama, yang menandai jumlah energi senjata nuklir yang ada didunia sekarang. Energi setiap titik hitam tersebut diperkirakan dapat membunuh 60 juta orang. Nah jika satu atau dua saja dari 6000 titik tersebut diledakan melalui perang nuklir, kakak tidak akan pernah membaca dan melihat blog ini.

Sebagian besar satwa menggunakan sejumlah besar usaha untuk mempertahankan habitat mereka.Untuk tujuan yang sama, manusia mencoba membangun kekuatan untuk mempertahankan kelangsungan kelompok mereka. Usaha manusia tersebut memerlukan biaya yang setara dengan 1.500.000.000.000 Franc Swiss setiap tahunnya. Sungguh luar biasa jika biaya tersebut digunakan untuk berbagai keperluan lainnya.

Biaya 1.500.000.000.000 Franc Swiss tersebut di gunakan untuk :

1. melatih tentara, bisa untuk mengirim 80 anak ke sekolah selama 70 tahun

2. membuat sebuah kapal terbang tempur, bisa untuk melengkapi 40.000 rumah sakit setempat

3. membuat sebuah kendaraan lapis baja, bisa untuk membangun 1.000 ruang kelas untuk 30.000 siswa di negara berkembang

4. membuat sebuah kapal selam, bisa untu membangun 450.000 rumah

5. membuat sebuah kapal selam nuklir, bisa untuk memberi makan kepada 20.000.000 anak setahun

Saya teringat dengan penggalan kalimat dari seorang maestro musik Iwan Fals yang berbunyi “andaikata dunia tak punya tentara,
Tentu tak ada perang yang makan banyak biaya”. Artinya Dana untuk membangun sebuah kekuatan militer untuk perang biayanya sungguh-sungguh sangat luar biasa besarnya.

Nah, kenyataan yang terjadi sekarang yang dilihat dari media masa.masyarakat Indonesia terbakar emosi nya dengan berhasrat untuk menyatakan perang dengan negara tetangga kita Malaysia. Saya kira hal tersebut jangan pernah terjadi, alasan-alasan lain seperti yang diutarakan Presiden Susilo Bambang Yudoyono pada pidato resminya, sudah sangat jelas bahwa RI dan Malaysia tetap terus bersahabat. Saya memprediksi, jika terjadi perang tersebut, maka akan timbul Perang Dunia ke 3.

Bukan kah cukup banyak dana terkuras untuk kampanye perdamaian dan mengumandangkan STOP WARS di seluruh penjuru dunia. Bukan kah nobel perdamaian lebih mulia daripada gelar penjahat perang. pengalaman Dunia ini sudah cukup banyak untuk membuktikan betapa mengerikannya perang.

one heart, one world, one promise…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: