Beberapa alasan Panja Pramuka DPR tidak perlu keluar negeri


Sebenarnya Gerakan Pramuka kita bukan tidak maju,melainkan telah kehilangan eksistensinya,sehingga image yg tercipta dimasyarakat pramuka sangat membosankan,walhasil sedikit kaum muda indonesia tidak tertarik dengan Gerakan Pramuka,yang mana Gerakan Pramuka merupakan salah satu filter kenakalan remaja,alat pemersatu bagsa,dan alat permainan bagi orang muda yang diselenggarakan dialam terbuka dengan bentuk yang menarik mengandung unsur pendidikan diselenggarakan diluar lingkungan skolah dan keluarga. Dengan tujun ahir pembentukan watak dan karakter. Hal ini perlu dicari solusi nya dari pada keluar negeri.

Untuk itu pada 2006 SBY mencanangkan merevitalisasi GP agar terus diminati oleh kaum muda Indonesia.Berbagai daya dan upaya terus dilakukan,sampai dengan merancang Undang undang Kepramukaan,yg sampai sekarang belum disahkan oleh anggota dewan yang terhormat,padahal team perancang UU dari pramuka sudah merumuskan dan merancang UU tersebut(jadi tinggal disahkan aja).Bahkan demi mengembalikan eksistensi nya Gerakan Pramuka telah membuat team dalam merrubah seragam nya agar tampak lebih menarik,dan team tersebut melakukan studi banding tapi tidak keluar negeri,namun hanya dengan membuka internet.Berbeda sekali dengan Anggota DPR yg harus keluar negeri.

Kembali ke revitalisasi, Tentunya tidak seperti membalikan badan kebelakang.Berbagai hambatan telah menghadang yang salah satunya kurangnya dukungan dana maksimal.dari pemerintah pusat,provinsi dan daerah.Realita nya, cuma beberapa daerah yang sangat suport dengan Gerakan Pramuka.Sementara garda terdepan dalam menjalankan organisasi adalah tingkat cabang(kabupaten)yang diteruskan ke ranting(kecamatan) kemudian gugus depan(yg sebagian besar diekolah).Dilain sisi,dana APBN dikucurkan ke kwatir nasional,yang imbas nya ke cabang sedikit sekali yang telah dibagi 300 san lebih kabupaten di Indonesia,slain itu kwarnas harus membiayai keperluan organisasi berskala nasional dan iternasional. Kemudian APBD provinsi yang dikucurkan ke kwartir daerah,untuk membiayai kegiatan berskala daerah dan nasional,bahkan terkadang international.Selanjutnya APBD kabupaten/kota,yang harus membiayai kegiatn berskala cabang,daerah dan nasional,ditambah lagi beban dari ranting (kecamatan) yang memang tidak ada APBD.Serta biaya yang lainnya diluar kgiatn disetiap kwartir. Tentunya APBD setiap daerah berpariasi,dan itu berakbat alokasi dana untuk Gerakan Pramuka berbeda setiap kabupaten/kota di Indonesia.Dan itu berakibat tidak meratanya program kerja yang dilaksanakan.Sehingga tidak tercapainya secara merata tujuan Gerakan Pramuka di sluruh daerah Indonesia.Anggota DPR cukup mengevaluasi daerah yang tidak maju.

Keberhasilan Gerakan Pramuka dalam menerapkan Gugus Depan(titik berat pembinaan kepramukaan) berbasis sekolah telah dicontoh oleh negara lain,yang menempatkan Indonesia dengan anggota terbanyak didunia sebanyak 17juta lebih.Namun Indonesia kewalahan dalam menerapkan gugus depan berbasis wilayah/linkungan/komunitas diluar sekolah,sehingga berakibat kaum muda diluar sekolah atau tidak bersekolah lagi enggan mengikuti latihan Pramuka.DPR juga mencari formula ini yang um tentu didapat diluar negri.

Tahun 2011 Gerakan Pramuka berusia 50 tahun dan 2012 ,1 abad masuk nya organisasi kepanduan di Indonesia.Di usia itu Tentunya sudah mengalami berbagai cerita manis dan pahit,masa peralihan organisasi dari kepanduan menjadi GP pun dialami.usia yg sangat matang untuk mengevaluasi dan mengetahui harus seperti apa lagi Gerakan Pramuka sekarang.Artinya Para Praktisi dan anggota Pramuka itu sendiri yang lebih paha tentang ap yng harus dilakukan,bukan angota DPR.Panja Pramuka DPR hendaknya melibatkan anggota atau orang yang mengerti tentang Gerakan Pramuka.

Organisasi kepanduan di Indonesia yaitu Gerakan Pramuka, berbeda dengan kepanduan dinegara lain,sebab sudah disesuaikan dengan tipikal dan keadaan bangsa Indonesia.Jadi jika terjadi kendala,kendala tersebut hanya muncul di Indonesia saja dgn kemungkinan yang kecil kendala tersebut akan muncul dinegara lain.jadi hal yang percuma pergi ke afsel untuk mendata msalh pramuka disana.Yang tepat adAlah memaksimalkan proses pendataan potensi dan masalah Gerakan Pramuka diseluruh Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: